Wednesday, June 17, 2009

Jopan Melahirkan!

Kemarin (Selasa, 16 Juni 2009) pagi Jopan melahirkan! Saya tidak tahu waktu tepatnya, karena saya tidak melihat langsung proses melahirkannya. Begini kronologis ceritanya.

Selasa, 16 Juni 2009

*cerita ini akan saya mulai dari awal saya bangun. waktu yang tertulis bukan tepat pada waktu segitu, namun berupa perkiraan waktu.

Pukul 06.00 - Adik saya masuk ke kamar, mengambil kunci mobil, meminjam duit untuk beli bensin, lalu keluar. Saya bangun, kemudian tidur lagi.

Pukul 06.15 - Donal menelepon untuk membangunkan saya karena saya berencana untuk jogging dengan Arrum, Gana, Bojes. Saya pun bangun. Namun karena saya merasa badan saya pegal-pegal, saya pun memutuskan untuk tidak jadi jogging dan melanjutkan tidur kembali.

Pukul 09.00 - Saya terbangun lagi. Saya langsung mengecek HP saya. Ternyata ada SMS dari Arrum yang memberitahukan bahwa dia akan sedikit telat sampai ke Sabuga untuk jogging. SMS itu pun saya balas dengan SMS yang berisi permintaan maaf karena tidak jadi ikut jogging. Dan tanpa saya sadari, saya pun tertidur lagi.

Pukul 12.15 - Saya terbangun lagi. Ketika saya terbangun, saya merasa mendengar bunyi cicit kecil sayup-sayup. Saya mengira itu adalah bunyi burung di luar jendela kosan. Saya pun langsung bangkit dari tempat tidur dan secara refleks berjalan menuju kandang Ipan dan Jopan untuk mengecek apakah makanan mereka masih ada. Ketika saya melihat kandang Jopan, saya memperhatikan dengan baik isi rumah-rumahan berbentuk pohon pemberian Donal dengan mengintipnya dari lubang di bagian atas. Samar-samar saya melihat (karena saya baru bangun) ada bayi-bayi merah hamster berukuran satu ruas jari kelingking. Hanya sebesar satu ruas. Saya pun berusaha menajamkan penglihatan untuk memastikan apakah itu benar-benar bayi hamster. Dan ternyata memang benar. JOPAN MELAHIRKAN!

Saya pun dengan segera memasang koran di sekeliling luar dinding kontainer kandang Jopan, karena katanya Ibu baru hamster akan lebih merasa aman dan nyaman jika sekeliling lingkungannya gelap. Saya pun segera menyalakan YM dan memasang status "JOPAN MELAHIRKAN.". Ucapan-ucapan selamat pun berdatangan dari teman-teman saya, dan juga bapak saya, diiringi dengan kekagetan mereka. Hehehe.

Saya tidak tahu jumlah pasti bayi-bayi hamster yang Jopan lahirkan, karena dia melahirkan di dalam rumah-rumahan pohonnya itu. Namun, saya sempat mengintipnya dan berusaha menghitung bayi-bayi yang ada. Saya perkirakan ada sekitar lima ekor bayi merah nan kecil yang berada dalam rumah-rumahan itu. Untuk sementara bayi-bayi ini belum bisa difoto, karena ada di dalam rumah-rumahan sehingga susah untuk difoto. Mudah-mudahan fotonya bisa menyusul segera untuk dipasang di blog ini.

Selamat ya Jopan atas kelahiran bayi-bayinya! Untuk Ipan, buah karyamu sudah lahir tuh! Hehe.

Tuesday, May 19, 2009

Meet My Brand New Hamsters : Jopan & Ipan!

I have my brand new hamsters!! Ini pertama kalinya sayapunya hamster! Yippie!! Hehehe.

Kenapa tiba-tiba saya pelihara hamster? Begini ceritanya.

Suatu hari, ***** (teman saya, nama di sensor atas permintaan sang terkait) mengatakan kepada saya bahwa di Rileks (forum di kampus saya) ada thread tentang seorang mahasiswa ITB (yang di kemudian hari diketahui bernama Rifa, mahasiswa FT '05) sedang bagi-bagi hamster. Singkat cerita, dalam beberapa minggu saya dan ***** pun memesan hamsternya, menyiapkan perlengkapannya, dan kemudian bertemu dengan Rifa untuk mengambil hamsternya. *males banget ya saya cerita, hehehe. Hamster yang kami dapat masing-masing dari Rifa ini sama-sama betina. Ketika bertemu dengan Rifa untuk mengambil hamsternya, Josef (teman saya yang lain, yang memiliki nama alias "Jopan") ikut menemani kami mengambil. Akhirnya, saya pun menamai hamster pemberian Rifa yang punya saya ini dengan nama Jopan, untuk menghargai dan mengenang teman saya ini. *ahahaha, "terhormat" abis dikenangnya dengan ngasih namanya ke hewan peliharaan, hehehe, peace sef! Hamster satunya (punya *****) diberi nama Sugil (yang mungkin akan saya ceritakan di lain waktu, karena juga berdasarkan nama alias teman saya yang lain) dan sempat menginap selama 2 malam di kosan saya menemani Jopan.

Ini dia Jopan!

 

Saya dan ***** pun memutuskan untuk membeli hamster pasangan sebagai teman hidup hamster kami masing-masing. Dan saya pun berjanji kepada diri saya sendiri akan menamai calon hamster jantan nanti dengan nama Ipan. Nama ini saya ambil juga dari nama teman saya yang lain, Donald Ivan Tjandra (teman saya di segala situasi dan kondisi, senang sedih susah gembira kesal marah kecewa bahagia apapun). Akhirnya, kemarin saya dan ***** membeli sang hamster jantan di petshop yang berada di Ciwalk.

Dan inilah dia Ipan!

 

Dan kini, Ipan pun hadir menemani Jopan dalam menjalani hidupnya sehari-hari. Semoga nantinya mereka berdua akan membentuk keluarga yang bahagia. *kenapa saya bilang nantinya, karena mereka berdua saat ini masih kecil, umurnya masih sekitar 1 bulanan, belum boleh kawin.





Friday, May 15, 2009

My Own Recipe : Potato Meat Instant

Ini dia resep coba-coba kedua saya yang saya coba ketika jenuh mengerjakan TA, hahahaha. Resep ini saya beri nama "Potato Meat Instant". Kenapa "Potato"? Karena saya menggunakan kentang sebagai sumber karbohidratnya, bukan nasi. Kenapa "Meat"? Karena di dalamnya terdapat daging sapi dan daging ayam sebagai sumber protein hewaninya. Kenapa "Instant"? Karena daging-daging yang digunakan adalah daging ayam dan sapi instan, yaitu daging beef burger, sosis sapi, dan chicken nugget, hehehe.

Dan, ini dia resepnya!

"Potato Meat Instant"

Bahan :

  • 2-3 siung bawang putih 
  • 3-4 siung bawang merah
  • 1 buah cabe merah
  • garam secukupnya
  • merica secukupnya
  • minyak goreng secukupnya
  • keju parut secukupnya
  • air secukupnya
  • 1 buah kentang ukuran medium
  • 1 buah sosis sapi
  • 1 buah daging beef burger
  • 2 buah chicken nugget
  • 1 butir telur ayam

Cara Membuat :

  1. Kupas kentang. Cuci bersih. Potong kecil-kecil.
  2. Rebus kentang dengan air mendidih secukupnya hingga empuk / matang. Kemudian tiriskan.
  3. Kupas bawang merah dan bawang merah. Kemudian cuci bersih.
  4. Cuci bersih cabai merah. Kemudian potong kecil-kecil.
  5. Tumbuk bawang putih, cabai merah, dan sedikit garam hingga halus.
  6. Tumbuk bawang merah hingga menjadi pipih acak.
  7. Potong kecil-kecil sosis sapi, daging beef burger, dan chicken nugget.
  8. Kocok telur ayam seperti akan membuat telur dadar di mangkok terpisah.
  9. Panaskan wajan di atas kompor. Kemudian masukkan minyak goreng ke dalam wajan. Tunggu hingga panas.
  10. Masukkan kentang yang sudah direbus tadi ke dalam wajan. Masak sesaat.
  11. Masukkan potongan sosis sapi, daging beef burger, dan chicken nugget ke dalam wajan. Masak hingga hampir matang.
  12. Masukkan tumbukan bawang merah, bawang putih, dan cabai merah ke dalam wajan. Masukkan pula garam dan merica secukupnya. Masak hingga berbau harum.
  13. Masukkan telor ayam yang sudah dikocok ke dalam wajan. Aduk-aduk hingga menjadi telur orak-arik. Masak hingga matang.
  14. Matikan kompor. Tuang masakan ke dalam piring. Beri keju parut di atasnya. Masakan siap dihidangkan.

Hasilnya? Ya seperti foto di atas. Sepertinya akan lebih enak jika ditambahkan brokoli di masakannya. Mungkin brokoli goreng tepung bisa jadi "teman" yang pas untuk masakan ini sebagai sumber protein nabati, vitamin, dan mineralnya, hehe. Nanti lah kapan-kapan dicoba lagi.

Oiya, seperti biasa, resep dapat dimodifikasi sesuai dengan selera Anda. Selamat mencoba!

Friday, May 08, 2009

Sadarkah Kalian, Teman?

sadarkah kalian, teman?
bahwa minggu depan adalah minggu terakhir kita menjalani kuliah sebagai satu angkatan

sadarkah kalian, teman?
bahwa minggu depan mungkin akan menjadi minggu terakhir yang mempertemukan kita satu sama lain dengan jadwal yang rutin

sadarkah kalian, teman?
bahwa mungkin dalam waktu yang singkat satu-persatu dari kita akan mulai menanggalkan status "mahasiswa" kita

sadarkah kalian, teman?
bahwa ternyata, diluar dugaan kita, dan tanpa terasa, waktu bergerak sangat sangat cepat di antara kita

sadarkah kalian, teman?
bahwa ternyata sudah banyak, dan mungkin tak terhitung, kejadian yang kita jalani, situasi yang kita alami, perasaan yang kita bagi, semua bersama-sama

tapi,

sadarkah kalian, teman?
bahwa mungkin minggu depan akan menjadi minggu yang sangat kita kenang
bahwa mungkin minggu depan akan menjadi minggu yang sangat berharga
bahwa mungkin minggu depan akan menjadi minggu yang sangat kita manfaatkan

jadi,

ayo teman
bawa semua media yang dapat mengabadikan minggu depan yang (harusnya) sangat berharga buat kita
kamera, handycam, handphone, buku catatan, apapun
apapun yang bisa merekam ini semua

ayo teman
kita kumpul angkatan
yang (mungkin) akan menjadi kumpul angkatan terakhir kita
bahas apapun yang mau dibahas
entah itu bahas MTI yang sedang vakum
entah itu bahas buku angkatan
entah itu bahas strategi kita ke depan ketika semua telah dikalungi gelar ST
apapun

terima kasih ya teman
atas kesenangan yang saya alami selama ini
atas pembelajaran yang saya dapat selama ini
atas perasaan yang telah teman-teman bagi selama ini
atas semuanya yang mungkin tidak bisa lagi digambarkan dengan kata-kata


dan saya tahu
mungkin kalimat penutup ini nanti tidak cukup untuk menggambarkannya
tapi saya tetap akan mengucapkannya

terima kasih banyak

terima kasih banyak

terima kasih banyak


P.S. : ayo semangat jalani minggu terakhir kita kuliah bersama!! =)

Sunday, April 19, 2009

My Own Recipe : Nasi Goreng Kentang Keju

Seperti biasa, saya suka mencoba-coba resep masakan hasil pemikiran sendiri. Nah, malam ini saya mencoba membuat masakan yang baru terlintas dalam pikiran tepat sebelum memasak, yang akhirnya saya beri nama "Nasi Goreng Kentang Keju". Resep ini murni hasil buah pemikiran saya sendiri, jadi kalau kebetulan memang sudah ada ya maaf saja, saya nggak tahu, hehe. Ini dia resepnya!

Nasi Goreng Kentang Keju

Bahan :

  • 1 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • 1 buah cabe merah yang dibuang bijinya sebagian
  • garam secukupnya
  • merica secukupnya
  • minyak goreng secukupnya (kira-kira 6-8 sendok makan)
  • keju parut secukupnya
  • 1 buah kentang ukuran medium
  • 1 potong sosis ayam / sapi
  • 3 potong nugget ayam
  • sepiring nasi (secukupnya saja, jangan terlalu banyak, kan sudah ada kentang)

Cara Membuat :

  1. Kupas bawang merah, bawang putih, dan kentang. Kemudian cuci bersih.
  2. Cuci bersih cabai merah. Buang sebagian bijinya.
  3. Tumbuk bawang putih, cabai merah, dan sedikit garam hingga halus.
  4. Tumbuk bawang merah hingga menjadi pipih acak.
  5. Tumbuk kentang hingga halus. Lebih baik jika menggunakan blender.
  6. Potong kecil-kecil nugget dan sosis.
  7. Panaskan wajan di atas kompor. Kemudian masukkan minyak goreng ke dalam wajan. Tunggu hingga panas.
  8. Masukkan kentang yang sudah halus, potongan sosis dan nugget ke dalam wajan. Masak hingga berbau harum.
  9. Masukkan tumbukan bawang merah, bawang putih, dan cabai merah ke dalam wajan. Masukkan pula garam dan merica secukupnya. Masak hingga setengah matang.
  10. Masukkan perutan keju ke dalam wajan. Masak hingga matang.
  11. Masukkan nasi ke dalam wajan. Masak hingga berwarna kecokelatan.
  12. Matikan kompor. Tuang masakan ke dalam piring. Masakan siap dihidangkan.

     

        Gambar No. 3                          Gambar No. 4                               

  

         Gambar No. 5                          Gambar No. 6

 

            Gambar No. 8                     Gambar No. 12

*mohon maaf atas ketidaklengkapan gambar untuk semua tahapan memasak, hehe.

Resep bisa dimodifikasi sesuai dengan selera. Selamat mencoba!

Friday, April 10, 2009

Maafkan Saya, Indonesia.

Indonesia, saya minta maaf karena saya tidak bisa memilih pada Pemilu Legislatif 9 April 2009 kemarin.

Jadi begini ceritanya, Indonesia. Saya berencana pulang dari Bandung ke Bekasi pada hari Kamis 9 April 2009 pagi. Saya pun memesan tiket travel X-Trans yang pukul 09.00. Saya pikir dengan pulang dari Bandung jam 09.00, saya masih akan sempat mengejar waktu untuk memilih di Bekasi (karena KTP saya KTP Bekasi).

Pagi itu (Kamis, 9 April 2009), saya terbangun pukul 07.30. Namun karena saya sangat mengantuk, saya pun tertidur lagi, tanpa saya rencanakan. Dan akhirnya saya baru benar-benar terbangun sekitar pukul 08.55. Itu pun karena ditelepon oleh Bapak saya. Dengan kaget dan paniknya, saya segera menelepon X-Trans untuk meng-cancel keberangkatan yang pukul 09.00. Saya pun berusaha menelepon Cipaganti Travel yang di Dipati Ukur (DU) untuk memesan tiket yang berangkat pada pukul 09.45 (saya tahu ada keberangkatan pukul 09.45 karena saya pernah menelepon sebelumnya). Namun, Cipaganti Travel itu kunjung tidak bisa ditelepon. Akhirnya saya memutuskan untuk segera mandi dan segera menuju ke sana untuk memesan tiket langsung.

Setelah mandi, bersiap-siap, dan lalalili lainnya, saya pun tiba di Cipaganti Travel DU pukul 09.30. Ternyata saya waiting list untuk keberangkatan pukul 09.45. Saya pun menunggu, dan menunggu, dan menunggu, dan akhirnya mendapatkan tiket (karena ternyata yang berangkat hanya dua orang, termasuk saya!). Namun mobilnya datang terlambat, baru datang pukul 10.00. Karena cuma dua orang, akhirnya mobil pun ditukar dengan kapasitas yang lebih besar, karena akan sekalian menampung penumpang yang berangkat dari BTC. Karena adanya aktivitas-aktivitas seperti mobil datang terlambat, mobil mengisi bensin, penggantian mobil, dan penjemputan penumpang di BTC, akhirnya saya baru benar-benar keluar dari Bandung sekitar pukul 10.30. Saya pun berpikir, "Ah, ini mah mana sempet nyontreng di Bekasi?!". Akhirnya, saya segera meng-sms Bapak saya untuk mengabarkan bahwa saya tidak bisa mencontreng. Saya pun segera membuka Yamee di hp saya, segera online, dan memasang status "maafkan saya Indonesia, saya tidak bisa memilih.".

Begitulah kira-kira ceritanya, Indonesia, mengapa saya tidak dapat memilih. Maaf ya.

Saturday, April 04, 2009

Di Kala Mengawas Ujian Simkom Kelasnya Pak Sukoyo di Lab PTI

*sambil ngawas ujian Simkom kelasnya Pak Sukoyo di Lab PTI yang bagian komputer, nulis blog ahh, hehehe.

Sudah lama juga saya tidak menulis blog ini. Padahal ada beberapa hal yang mau ditulis di blog ini sebenarnya.

Pertama, saya mau cerita tentang TA. TA saya tentang penjadwalan kuliah ITB dengan menggunakan metode heuristik bernama Tabu Search. Saya bimbingan TA dengan salah seorang dosen TI ITB bernama Pak Anas, bersama dengan 6 teman saya lainnya, yaitu Alfie, Bojes, Irra, Fira, Didi, dan Novi. Kenapa saya bimbingan dengan Pak Anas? Karena saya dapat topiknya dari beliau, hehe. Nah, di antara 7 orang yang bimbingan TA dengan Pak Anas, saya merasa saya yang memiliki progress terlambat. Di saat yang lain mulai memasuki bab 4, saya masih ngulik-ngulik bab 3 mulu. Jadi mulai sekarang, saya tidak boleh bermalas-malasan lagi mengerjakan TA! YEAH!

Kedua, saya mau cerita tentang salah satu pemikiran saya. Kemarin saya dan keempat orang teman yang saya sebutkan sebelumnya (hanya Alfie, Irra, Bojes, dan Fira yang hadir, Novi dan Didi berhalangan) akan melakukan progress TA ke Pak Anas pada pukul 9 pagi. Bentuknya seperti sebuah seminar kecil, dimana saya tidak hanya mempresentasikan progress saya ke Pak Anas, tetapi juga ke teman-teman saya lainnya itu. Saya pun berangkat dari kos sekitar pukul 8.35 dengan menaiki angkot. (Kos saya terletak di daerah Kanayakan -red.) Sesampainya di daerah Simpang Dago, angkot tersebut pun ngetem. Ngetem-nya pun cukup lama, sekitar 10 menit. Saya pun mulai merasa was-was karena takut telat. Dan tiba-tiba saya punya pemikiran, mungkin ini salah satu faktor penyebab orang Indonesia suka ngaret ketika janji bertemu dengan orang lain kali ya. Karena angkotnya ngetem, alhasil orang-orang yang berada di dalamnya bisa telat sampai tujuan. Yah, ini hanya buah pemikiran saya sih, belum diuji apakah representatif terhadap sistem nyata atau tidak. Hahahaha.

Udah ah, segitu dulu saja. Ujiannya sudah hampir selesai. Saatnya mengoleksi soal dan jawaban dari peserta ujian!

Saturday, March 14, 2009

Malasnya

Saya sih maunya lulus Juli 2009. Tapi kok mengerjakan TA itu malasnya minta ampun ya?? Aduh. Gawat ini gawat.

Tuesday, February 17, 2009

Buku Angkatan TI 05

TI 05 mau buat Buku Angkatan!!

Ihiy, seneng gw. Walaupun keputusan adanya ini udah lama, udah dari semester kemaren, cuma baru bisa bener-bener dimulai sekarang. Tadi gw abis ikut rapat divisi Content-Edit. Seneng aja rasanya. Bareng-bareng temen seangkatan membuat sesuatu lagi, selain dulu acara Be A Real Enterpreneur, MBB, KulKer, dan masih banyak lagi.

Sekarang masih tahap awal perumusan nih, untuk pembuatan Buku Angkatan. Masih banyak yang harus dikejar, sembari kita mengerjakan TA masing-masing. *hii, udah TA aja ya, dulu mana kebayang pas jaman seru-serunya buat acara*

Mudah-mudahan Buku Angkatan ini bisa jadi dan disebarin ke anak-anak TI 05 sesuai target. Amiiin. Ayo kawan-kawan TI 05, kita berkreasi bersama-sama lagi, mungkin untuk yang terakhir kalinya di masa terakhir kita kuliah bareng-bareng ini.

Monday, February 16, 2009

Argh! Kesiangan Lagi!

Gw kesiangan lagii!! Sialllllll. Untuk kedua kalinya gw nggak kuliah ankep senin pagi! Masa dari 3 kali kuliah, gw nggak masuk dua kali?? Ampass. Semalem gw ketiduran pas lagi nonton Doraemon Movie 2007 sih! Jadi aja gw nggak sholat isya dan nggak berdoa sama Yang Di Atas buat minta dibangunin subuh. Arrghh!